Skip to content
  • Beranda
  • Profil
    • Tentang Departemen
    • Visi dan Misi
    • Dosen
    • Tenaga Kependidikan
  • Akademik
    • Program Sarjana
      • Pendaftaran Program Sarjana
      • Kurikulum Program Sarjana
      • RPS Program Sarjana
    • Program Pascasarjana
      • Pendaftaran Pascasarjana
      • Program Magister Reguler
        • Kurikulum S2
        • RPS Program Magister
      • Program Reguler Kerjasama Magister
      • Program Doktor
        • Kurikulum S3
        • RPS Program Doktor
    • Unit Jaminan Mutu
      • Laporan AMI
        • AMI Program Sarjana
        • AMI Program Magister
        • AMI Program Doktor
  • Penelitian dan Pengabdian
    • Publikasi
    • Penelitian
      • Thematic Research Group
    • Pengabdian Masyarakat
      • Roadmap Penelitian TRG
      • Roadmap Pengabdian
  • Mahasiswa dan Alumni
    • Mahasiswa
    • Alumni
  • Pelayanan
    • Unduh
    • Perpustakaan
    • Laboratorium
    • Fasilitas Pendukung
  • IC-EMAMM 2026
EN

Pengabdian Masyarakat “Chopper Machine” di Desa Belabori Gowa, CORE 2022

Acara Mechanical Action for Society (CORE) 2022 dalam bentuk pengabdian masyarakat ini telah terlaksana dengan sukses dan lancar pada tanggal 31 Mei 2022 di Desa Belabori, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Acara diusung dengan tema “Implementasi Teknologi Pertanian dalam Pengembangan Masyarakat Desa”, oleh Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) FTUH ini dibawah bimbingan dan arahan bapak/ibu dosen Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.

Pada latar belakang terciptanya agenda program kerja HMM ini adalah tingginya kesadaran akan kontribusi mahasiswa dan civitas academica terhadap masyarakat sekitar. Desa Belabori memiliki potensi yang tinggi dalam pemanfaatan limbah perternakan sebagai pakan ternak. Desa Belabori terletak di Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Dari survei yang dilakukan, diketahui sebagian besar masyarakat Desa Belabori yang berprofesi sebagai petani, antara lain petani jagung, ubi dan padi. Sebagian masyarakat Desa Belabori juga berprofesi sebagai peternak sapi dan kambing, dengan jumah ternak rata-rata 6-7 ternak tiap peternak, dan ada beberapa peternak dengan jumlah ternak belasan.

Di dalam upaya peningkatan pertumbuhan sektor pertanian, pengimplementasian Teknologi Pertanian untuk peningkatan subsektor perternakan merupakan salah satu upaya yang telah umum dilakukan. Bagi masyarakat desa pada umumnya, implementasi teknologi pertanian merupakan hal baru. Fakta di lapangan menunjukan masih banyaknya masyarakat desa yang belum memanfaatkan teknologi pertanian. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan dukungan finansial bagi masyarakat desa.

Oleh karena itu tim melakukan Pengabdian Masyarakat berupa “Implementasi Teknologi Pertanian dalam Pengembangan Masyarakat Desa” yakni pemberian chopper machine kepada masyarakat Desa Belabori yang kemudian pengunaannya dikelola oleh Pemerintah Desa untuk dipergunakan seluruh masyarakat Desa Belabori sebagaimana mestinya. Selain itu, telah dilakukan sosialisasi penggunaan alat serta sosialisasi terkait pakan ternak (pengolahan limbah pertanian sebagai pakan ternak) dan hewan ternak (sapi dan kambing).

Tujuan umum terlaksananya kegiatan pengabdian (CORE 2022) ini adalah mampu memberikan dampak dan kontribusi positif sesuai dengan disiplin ilmu Teknik Mesin secara nyata bagi masyarakat sekitar. Di sisi lain, tujuan khusus diantaranya ;

  1. Sebagai wadah umtuk melaksanakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat.
  2. Sebagai wadah untuk membentuk dan meningkatkan kepekaan sosial mahasiswa mesin serta implementasi keilmuan kepada masyarakat.
  3. Sebagai wadah untuk mempererat hubungan antara mahasiswa mesin dengan masyarakat Desa Belabori
  4. Sebagai upaya untuk meningkatkan potensi masyarakat Desa Belabori.

Dalam kegiatan ini telah diserahkan 1 unit Mesin Pencacah (Chopper Machine) kepada warga setempat Desa Belabori, Kabupaten Gowa. Mesin pencacah ini merupakan salah satu teknologi pertanian yang umum digunakan pada sektor perternakan adalah. Mesin pencacah atau chopper machine digunakan dalam pengolahan limbah perternakan dan pengolahan rumput gajah sebagai pakan ternak. Pada umumnya limbah pertanian yang menjadi olahan adalah jerami, tongkol jagung, batang tebu, dan batang singkong. Chopper machine merajang limbah pertanian menjadi potongan-potongan yang sangat kecil ataupun menjadi serbuk. Pada umumnya chopper machine terdiri dari motor yang berfungsi sebagai penggerak, sistem transmisi, casing, rangka dan pisau perajang.

Selain agenda penyerahan unit mesin pencacah, lebih lanjut HMM FTUH berkolaborasi dengan Tim NERS dari UNHAS untuk memeriksakan kesehatan warga setempat secara gratis.

Ketua Panitia CORE 2022, saudara Hardian (Mahasiswa TMUH angkatan 2020) menutup dengan harapan bahwa hadirnya kegiatan pengabdian kali ini menjadi titik awal kebangkitan kepedulian dan penerapan tridarma perguruan tinggi pasca situasi Covid-19, “diharapkan seluruh warga HMM FT-UH menjadi lebih peka terhadap permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan disiplin keilmuannya demi mengembangkan potensi wilayah terkait”. “Atas segala dukungan dan perhatian dari semua pihak, kami atas nama panitia mengucapkan terima kasih,” imbuhnya.

June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Oct    
Recent Posts
  • Berita 1
  • Hasanuddin University Mechanical Engineering Working Meeting: Strategies for Achieving the 2025 Target
  • Rapat Kerja Teknik Mesin Universitas Hasanuddin: Strategi Mencapai Target 2025​
  • Teknik Mesin Unhas Gelar Konferensi Internasional IC-EMAMM 2024: Hadirkan Ilmuwan Luar Negeri!
  • Maba Teknik Mesin UNHAS 2024 Disambut Hangat oleh Alumni dari Berbagai Negara!
  • Borongloe, Kec. Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan 92171

Akses Cepat

  • Academic Calender
  • APPS Unhas
  • Neosia Unhas
  • Perpustakaan Unhas
  • Email Unhas

Jumlah Pengunjung

Flag Counter

Copyright © 2025 Departemen Teknik Mesin | Universitas Hasanuddin