Selamat kepada Mahasiswa Doktoral Program Studi S3 Teknik Mesin Universitas Hasanuddin an Dr. Semuel Boron M. ST., MT.
Pada hari Senin, 06 Maret 2023 di Ruang Meeting CSA Lantai 3, FTUH, Kampus Gowa
JUDUL : “Karakterisasi Kualitas Pengelasan pada Material Aluminium-Magnesium dengan Proses Pengelasan Micro Friction Stir Spot Welding(µFSSW)”
Promotor: Prof. Dr. Ir. Onny Suryono Sutresman, MT.
Co-Promotor 1: Dr. Hairul Arsyad, ST., MT.
Co-Promotor 2: Dr. Ir. Muhammad Syahid, ST., MT.
ABSTRAK
“Karakterisasi Kualitas Pengelasan pada Material Aluminium-Magnesium dengan Proses Pengelasan Micro Friction Stir Spot Welding(µFSSW)”
Micro-friction stir spot welding(µFSSW) merupakan salah satu jenis pengelasan yang cocok untuk penyambungan material ringan.Sudah banyak penelitian telah membuktikan bahwa pengelasan ini cocok untuk menyambung bahan yang tipis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik kualitas pengelasan pada material aluminium-magnesium dengan proses pengelasan µFSSWuntuk aplikasi pada kendaraan. Penelitian ini dibagi menjadi empat tahap, yakni: 1) karakterisasi kualitas pengelasan µFSSW pada dissimilar material AA1100-AZ31B; 2) karakterisasi kualitas pengelasan µFSSW pada similar material AA1100; 3) karakterisasi kualitas pengelasan µFSSW pada similar material AZ31B; dan 4) kontrol logika fuzzy untuk memprediksi kualitas las pada micro-friction stir spot welding dengan similar material AZ31B. Material yang digunakan adalah aluminum seri AA1100 dan magnesium seri AZ31B dengan ketebalan < 1 mm.
Analisis hasil kualitas las µFSSW meliputi geometri las, sifat mekanik (uji tarik dan uji kekerasan mikro), metalografi dan fracture (SEM & EDS). Selain itu juga ditambah analisis distribusi temperatur dan gaya aksial selama proses pengelasan µFSSW. Berdasarkan penelitian ini, kami menemukan bahwa material AA1100 dan AZ31B dapat disambung dengan baik menggunakan proses pengelasan µFSSW untuk similar material AA1100, similar material AZ31B dan dissimilar material AA1100-AZ31B. Pada dissimilar material AA1100-AZ31B ditemukan lapisansenyawa intermetalik diantara kedua material. Beban geser maksimum dan beban silang maksimum masing-masing mencapai 387±17 N dan 29±2 N dengan dwell time 700 milidetik. Sedangkan untuk similar material AA1100, beban geser maksimum dan beban silang maksimum masing-masing adalah 395±24 N dan 321±35 N dengan plunge depth 600 mikron. Selanjutnya untuk similar material AZ31B menghasilkan beban geser maksimum sebesar 326±47 N dan beban silang maksimum sebesar 88±8 N dengan plunge depth 600 mikron.
Jadi, proses pengelasan µFSSW dapat menyambung dissimilar material AA1100-AZ31B dengan kualitas lasan yang lebih baik dibandingkan similar material.
Kata kunci: micro friction stir spot welding, aluminium, magnesium, kualitas las

(Suasana ruangan sidang terbuka saudara Dr. Semuel Boron Membala, ST., MT.)
