Pesawat jenis ultralight buatan putra asli Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Haerul resmi diuji coba bergerak darat di Kampus Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas). Pesawat yang selama ini dikembangkan Unhas tersebut sudah rampung 90%.
Uji bergerak di darat dilakukan sekitar 40 menit. Uji coba dilakukan di trek lurus pada area kampus Fakultas Teknik Unhas, Gowa pada Sabtu, 23 April 2022. Uji bergerak darat dilakukan di trek sepanjang 50 meter. Pesawat tampak bergerak mulus dan tak ada hambatan selama dua kali pengujian.
Pesawat diuji langsung oleh Bapak Ansory selaku pilot dan mengatakan bahwa “uji tes masih riskan dikarenakan sempit (landasan pacu) untuk itu kita kondisikan semaksimal mungkin”. Lebih lanjut Pak Ansory menyebutkan bahwa “pesawat melaju normal namun masih butuh percobaan. Apalagi bila uji coba memang dilakukan di landasan pacu khusus pesawat”.
“Kalau sudah di landasan betul, aku sudah laju lebih kencang. (Maksimal) 240 km/jam. Kalau tadi ya cari aman-amannya saja,” jelasnya.
Lebih lanjut Prof. Nasaruddin Salam selaku Sekretaris Universitas menambahkan bahwa “mudah-mudahan bulan Mei 2022 seluruh instrumen untuk sistem navigasinya sudah tercatat sehingga kami dapat meminta kepada pihak Kemenhub, Angkatan Udara (Lanud Hasanuddin) untuk sama-sama melihat kelayakannya”.
Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu yang turut hadir saat uji bergerak darat pesawat ini menuturkan Unhas ingin menciptakan inovasi yang bisa dipergunakan untuk daerah dan masyarakat. Termasuk dengan penciptaan atau pembuatan pesawat ini. Prof Dwia mengapresiasi pengembangan pesawat ini. Pihaknya berharap kedepan pesawat ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai fungsi seperti untuk pertanian, perkebunan, termasuk di PTPN digunakan untuk penyiraman pupuk dan sebagainya.
Lebih lanjut Prof Dwia menuturkan “Awalnya termotivasi dari pak Haerul karena pak Haerul seorang awam yang bisa membuat produk. Terinspirasi itu, saya mensupport untuk teman fakultas teknik, Prof Nasaruddin dan tim mengembangkan produk pesawat kecil untuk fungsi tertentu”.
Pihak Universitas Hasanuddin berharap kedepannya segera akan mendapatkan izin terbang dan ada industri yang berminat bekerjasama lebih lanjut.
Sumber :
Artikel detiksulsel, “Unhas Uji Bergerak Darat Pesawat Montir Tamatan SD, Bisa Melesat 240 Km/Jam” selengkapnya https://www.detik.com/sulsel/sulsel-ewako/d-6047163/unhas-uji-bergerak-darat-pesawat-montir-tamatan-sd-bisa-melesat-240-kmjam.

